Pages

Tampilkan postingan dengan label Kura Kura Brazil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kura Kura Brazil. Tampilkan semua postingan

Pengukuran, Pertumbuhan, dan Umur Kura-kura


[Image: ani_scl.gif]
Panjang karapas secara lurus (Straight Carapace Length/SCL) digunakan untuk mengukur kura-kura Brazil secara pasti. Untuk mendapatkan pengukuran ini, Anda lakukan peregangan garis antara cangkang bagian depan dan belakang dengan mengabaikan kelengkungan pada karapas. Lebih baik menggunakan penggaris yang kaku dibandingkan dengan pita pengukur untuk mengukurnya.

Bayi kura-kura Brazil berukuran panjang kira-kira 2,5 cm. Setelah tahun pertama akan menjadi sekitar 5-7 cm. Kura-kura Brazil dewasa berukuran panjang sekitar 10 cm dan betina sekitar 12 cm. Panjang rata-rata kura-kura Brazil dewasa dapat bervariasi antara 17 cm hingga 30 cm. Jantan dewasa berkisar antara 17,8 cm - 22,8 cm, sementara betina dewasa antara 25 cm - 30,5 cm.

Catatan :Ukuran tidak selalu mengindikasikan usia, kura-kura muda biasanya tumbuh sangat cepat. Hal ini biasanya akibat dari pemberian makan yang berlebihan dan kurangnya periode hibernasi. Pemberian makanan berlebih dapat menyebabkan isu bahaya kesehatan (fisik dan usus) isu dan kura-kura dalam penangkaran tidak perlu hibernasi.

Dengan kondisi habitat dan diet yang baik, seekor kura-kura Brazil dalam penangkaran dapat hidup lebih lama dari saudara mereka di alam liar. Kura-kura Brazil dalam penangkaran dapat hidup hingga 40 tahun sedangkan kura-kura Brazil liar di alam bebas hanya mencapai usia maksimum 20 tahun.

Apa sih kura-kura Brazil itu?


[Image: img_res-250x200.jpg][Image: img_native_range.gif]

Klasifikasi Biologi Wrote:Kingdom - Animalia
Filum - Chordata
Sub-filum - Vertebrata
Kelas - Reptilia
Sub-kelas - Anapsida
Order - Testudines
Family - Emydidae
Genus - Trachemys (ada juga yang menyebut Chrysemys - sama saja)
Spesies - T. scripta
Sub-spesies - elegans
Nama Trinomial - Trachemys scripta elegans

Kura-kura Brazil (Red Ear Slider (RES)/Si Telinga Merah) adalah jenis kura-kura semi-aquatic (terrapin) dan salah satu jenis reptil yang mudah ditemukan di seluruh penjuru dunia sebagai hewan peliharaan. Kura-kura Brazil tergolong dalam jenis binatang eksotis yang memiliki corak tubuh menawan. Sayangnya tingkat kematian kura-kura Brazil tergolong tinggi karena seringkali dipelihara dalam media pemeliharaan yang tidak memadai, minimnya perawatan, dan pemelihara yang tidak bertanggung jawab.

Kura-kura ini merupakan hewan asli di daerah tenggara Amerika Serikat. Mereka dibawa oleh orang yang membelinya sebagai hewan peliharaan yang kemudian dilepaskan ke alam bebas ketika mereka telah memutuskan untuk tidak mau memeliharanya lagi. Dan ini menyebabkan masalah besar. Seperti yang terjadi di Eropa selatan, kura-kura ini berlomba untuk hidup dengan kura-kura asli Eropa yang akibatnya kura-kura asli Eropa terancam punah.

Ukuran tubuh dapat mencapai 30 cm. Di alam bebas, kura-kura ini dapat hidup sampai umur 20 tahun, dan beberapa jenis telah dilaporkan bisa hidup hingga umur 40 tahun. Kura-kura Brazil muda akan memangsa hewan-hewan kecil seperti ikan, siput, dan serangga yang secara bertahap akan mulai menyukai jenis-jenis tanaman. Reptil ini merupakan perenang cepat yang cukup baik. Kura-kura Brazil cenderung berada tak jauh dari sumber air meskipun sang betina akan membuat sarangnya di tanah yang kering dan hangat.

Apabila anda hendak memelihara kura-kura Brazil (RES), pastikan anda mengajukan pertanyaan di bawah ini kepada penjualnya:
  • Apakah mereka memiliki pengalaman dalam merawat kura-kura Brazil? Berapa lama?
  • Apa latar belakang pendidikan penjual?
  • Apakah ada fasilitas dokter hewan di toko?
  • Apakah mereka anggota Asosiasi Dokter Hewan?
  • Apakah mereka anggota komunitas pencinta binatang?
  • Apa penjual merawat kura-kura Brazil yang ditawarkan sendirian?
  • Apa yang mereka anggap penting untuk dibeli setelah anda membeli kura-kura?
  • Apa yang mereka katakan tentang makanan kura-kura Brazil?
  • Adakah biaya tambahan untuk pemeriksaan kesehatan binatang?
  • Apakah ada diskon untuk setiap pembelian?

Kemudian perhatikan bagaimana profil penjual kura-kura tersebut:
  1. Apakah fasilitas yang ada bersih dan profesional?
  2. Apakah penjualnya ramah dan berpengetahuan memadai?
  3. Jam berapa mereka membuka toko?
  4. Apakah lokasi toko mudah diakses?
  5. Apakah pertanyaan-pertanyaan Anda dijawab?
  6. Apakah mereka bertanya tentang aquarium/kolam kura-kura Anda?
  7. Jika memungkinkan, amati bagaimana mereka menangani kura-kura.

Pertanyaan-pertanyaan di atas sangat penting untuk menentukan apakah para penjual kura-kua Brazil memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup dalam menangani kura-kura Brazil.

Bagaimana Menentukan Jenis Kelamin Kura-kura Brazil


[Image: membedakan-jenis-kelamin-res.jpg]
Sama seperti kura-kura Brazil peliharaan yang tumbuh lebih depat daripada kura-kura Brazil liar, mereka juga lebih cepat matang secara seksual. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, si betina secara fisik lebih besar dan memiliki ekor yang lebih kecil. Ekor pejantan lebih panjang, lebih tebal, dan memiliki kuku cakar yang lebih panjang dengan posisi kloaka lebih dekat ke ujung ekor.
[Image: img_usr_tinyslider_01.jpg]
Secara umum, kematangan seksual pada kura-kura Brazil tampak berdasarkan ukurannya. Anda harus menunggu untuk melihat karakteristik ini sebelum Anda dapat menentukan jenis kelamin mereka. Tidak mudah membedakan jenis kelamin kura-kura Brazil yang berukuran kurang dari 4 inci. Perkiraan untuk kura-kura Brazil peliharaan adalah: 2-4 tahun untuk jantan dengan SCL sekitar 10 cm dan 3-5 tahun untuk betina dengan SCL sekitar 12,7 cm. Pada kasus tertentu seperti pemberian makan yang berlebihan (overfeeding), kematangan seksual akan lebih cepat dicapai.

Kura-kura Brazil jantan yang lebih dewasa mungkin memiliki kelebihan lain yang mungkin terlihat. Jantan akan memiliki daerah moncong/hidung yang lebih panjang. Bagian tepi bawah plastron jantan juga mungkin sebagian akan melengkung ke dalam atau tampak cekung. Hal ini memungkinkan pejantan memiliki kestabilan yang lebih baik selama proses perkawinan. Namun seperti yang telah disinggung sebelumnya, kedua kelebihan ini terlalu kecil prosentasenya untuk menjadi faktor yang dapat diandalkan dalam menentukan jenis kelamin kura-kura Brazil yang masih muda.

[updated] Ada juga cara membedakan jenis kelamin berdasarkan pola/corak warna pada plastron. Meskipun masih diragukan ketepatannya, ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengetahui jenis kelamin RES anda.

[Image: res-kura-brazil-jantan.jpg]
Gambar di atas adalah contoh plastron kura-kura Brazil Jantan. Perhatikan area dalam pola yang tidak tebal.

[Image: res-kura-brazil-betina.jpg]
Gambar di atas adalah contoh plastron kura-kura Brazil Betina. Perhatikan pola plastronnya yang hitam dan tebal.

Kura-kura


https://pbs.twimg.com/profile_images/1846471958/turtle-cute.jpg

Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo)Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.
Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggris: sea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Tips Saat Membeli Kura-kura



[Image: rio-grande.jpg]

Untuk anda yang berminat memelihara kura ataupun ingin menambah peliharaan anda di rumah, cobalah ikuti tips singkat di bawah ini untuk mendapatkan kura yang sehat dan tidak mudah sakit. Semoga bermanfaat.

  1. Yang pertama dan wajib diperhatikan tentu saja kondisi fisiknya. Pilihlah yang tidak cacat, kelihatan aktif, dan tidak menutup matanya.
  2. Perhatikan pada karapas (tempurung atas), jangan pilih kura yang memiliki lubang di tempurung, lecet, bercak-bercak/noda putih, atau kura yang memiliki guratan garis kemerahan seperti luka di tepi scutes (buku-buku).
  3. Lihat juga bagian plastron (tempurung bawah), jangan pilih kura yang bentuk plastronnya tidak simetris (tidak proporsional) atau kura yang memiliki cekungan tidak beraturan di plastronnya.
  4. Pada mulut dan hidungnya, perhatikan jika ada cairan. Jangan pilih kura yang memiliki ingus di hidung atau mulut yang berbusa !
  5. Kepala kura harus dalam keadaan normal, tidak naik-turun layaknya ayam ketika berjalan.
  6. Ekor kura harus cukup panjang dan tidak buntung karena kura berekor buntung biasanya memiliki masalah keseimbangan di air.
  7. Cobalah lihat pada kulit leher, kulit kaki, maupun kepalanya. Jangan pilih kura bila terdapat benjolan baik besar maupun kecil di bagian tubuh tersebut.
  8. Pastikan keempat kaki kura dalam keadaan sehat, tak ada bekas luka, dan tidak ada kuku yang putus.
  9. Untuk memastikan kesehatan dan reaksinya terhadap lingkungan, cobalah ulurkan jari tangan anda kepada kura. Kura yang sehat dan aktif akan merespon jari anda dan berusaha menggigitnya. Ini adalah wajar dan menjadi indikasi kura dalam keadaan baik.
    Catatan Wrote:Anda tidak perlu khawatir terhadap gigitan tersebut. Kura yang telah dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan pemiliknya akan lebih jarang menggigit.
  10. Cobalah pegang kura tersebut, kura yang sehat akan berontak dan mencoba melepaskan diri dari pegangan anda.
  11. Jangan sekali-kali memilih kura yang sedang sakit meskipun anda yakin dapat menyembuhkannya.
  12. Beberapa perbedaan kura seperti jumlah scutes yang abnormal, pilihan warna karapas yang beragam, dan beragam perbedaan lainnya silahkan kembali ke selera masing-masing.

Deskripsi Fisik Kura-kura



[Image: gfx_ani_shell_diagram.gif]
 Secara Umum bagian tubuh kura-kura terdiri atas beberapa bagian seperti berikut :
Karapas (tempurung atas) berbentuk bulat dan halus yang memiliki pola garis kuning dan hitam. 
Plastron (tempurung bawah) juga halus serta berwarna hijau kekuningan dengan pola yang berbeda dan unik. Bayi kura-kura memiliki warna karapas yang berwarna hijau cerah dan sedikit lentur (lunak) namun ketika mereka dewasa karapasnya berwarna hijau gelap. Semakin tua usia kura-kura , polanya menjadi semakin samar dilihat karena warna karapas menjadi lebih gelap dan warna merah di daerah telinga semakin memudar.

Catatan: Ada beberapa kura-kura yang memiliki variasi warna berbeda dan pola-pola lainnya. Mereka mungkin merupakan varian atau hasil dari pembiakan silang dan pembiakan selektif.
 

Blogger news

Blogroll

Most Reading