Pages

Tampilkan postingan dengan label Kura Semi Aquatik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kura Semi Aquatik. Tampilkan semua postingan

Kura Kura Matahari

Kura Kura Matahari

Heosemys spinosa

Klasifikasi : Ordo Testudines, Family Geoemydidae
Deskripsi : Kura matahari salah satu exotic pet indonesia asal kalimantan yg terancam punah di alam (Heosemys spinosa) mendiami dataran rendah dan daerahhutan hujan, biasanya di sekitar sungai kecil, terutama di daerah bukit hingga 900 m di atas permukaan laut. Panjang karapas dapat mencapai : 175-220 mm dengan berat1,5-2 kg
Perilaku : Spesies semi-akuatik ini ditemukan di dangkal, sungai gunung berhutan, tetapi menghabiskan jauh waktu mencari makan tanah atau menggali di antara sampah daun dari lantai hutan. Setidaknya di penangkaran, remaja tampak lebih terestrial daripada orang dewasa.
Reproduksi : Perilaku kawin kura matahari dipicu oleh hujan; di penangkaran, sperma kura jantan yang bercampur dengan air mencoba untuk membuahi betinanya.
Pakan : Kura matahari termasuk hewan herbivora, lebih memilih buah-buahan dan sayuran, tetapi akan menerima beberapa makanan hewani di penangkaran

Habitat : Kura Matahari tersebar di seluruh Asia Tenggara, dari Thailand dan mungkin Myanmar selatan selatan melalui Malaysia ke Sumatera, Kalimantan dan Natuna, berbagai pulau kecil di Indonesia dan Filipina.

Kura Kura Ceper

Kura Kura Ceper

Cyclemys dentata

Klasifikasi : Ordo Testudines, Family Geoemydidae
Deskripsi : Kura Ceper adalah salah satu dari beberapa spesies Kura kura di dunia yang ada di Asia Tenggara. Karapas Kura kura jantan dewasa biasanya berwarna coklat kekuningan dengan bintik-bintik gelap coklat, sedangkan Kura kura betina dewasa dan sering memiliki warna karapas lebih ke arah coklat kemerahan. Bagian bawah (plastron) berwarna kuning ke arahoranye dalam warna dengan pola hitam, dan kepala sudut dan leher berwarna coklat gela. Kura-kura ini memiliki jari kaki berselaput, dan mempunyai cakar panjang dan kuat.
Selain Warna Kura ceper jantan dan betina memiliki perbedaan, ekor kura ceper jantan lebih panjang dan lebih tebal serta plastron sedikit cekung. Kura jantan juga memiliki kepala lebih gelap dan leher dibandingkan betina, Ukuran
Perilaku : Kura ceper menghuni perairan dangkal dengan arus kecil, seperti di sungai, kolam, rawa rawa, dan dapat ditemukan sampai ketinggian 1.200 meter. Panjang karapas Kura kura dewasa : 32-36 cm
Reproduksi :
Pakan : Makanan kura ceper di alam liar antara lain tanaman air dan buah-buahan yang telah jatuh ke tanah. Namun, juga dikenal memakan dari siput andarthropods dalam jumlah kecil.

Habitat : Kura kura ini Asia Tenggara tersebar di Semenanjung Thailand, Malaysia, Indonesia dan Brunei. Ada juga catatan penampakan di Vietnam

Kura kura Daun

Kura kura Daun

Cyclemys dentata


Klasifikasi : Ordo Testudines, Family Geoemydidae
Deskripsi : Kura Daun Asia Cyclemys penyu dentata adalah spesies penyu yang ditemukan di Asia Tenggara. Kura Daun cukup umum dalam perdagangan hewan peliharaan,  bentuk karapas Kura Daun menyerupai Cuora amboinensis hybrid (kura ceper).
Perilaku : Kura-kura daun Asia dapat tumbuh panjang 6-9,5 inci (15-24 cm) dan lebar 4,5-6,5 inci Jika merasa terancam, kura daun akan akan menyemprotkan isi sistem pencernaan
Reproduksi ::
Pakan :Kura daun adalah spesies omnivora yang akan memberi makan pada apa pun dari vegetasi, ikan, serangga, cacing dan bahkan mengais di bangkai.

Habitat : Kura-kura dapat ditemukan di India Utara, Bangladesh, Myanmar (Burma), Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia Barat, Indonesia (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali), Filipina (Palawan: Calamian Kepulauan dll), dan China.

Berbagi Info Merawat Kura Kura

 http://www.anneahira.com/images/cara-merawat-kura-kura-brazil.jpg
Mengurus hewan peliharaan yang satu ini cukup mudah perawatannya. Ada beberapa tips Cara merawat kura kura, diantaranya :

Di ganti airnya setiap hari. Penggantian air setiap hari menghindarkan kura kura dari berbagai penyakit yang mengganggu kura-kura anda.
Sebaiknya kura-kura anda diberi makan 3 kali dalam sehari entah itu makanan kura-kura yang telah disediakan atau makanan berupa sayur-sayuran atau buah-buahan.
Kura-kura anda juga bisa terserang sembelit, untuk menghindari kemungkinan tersebut sebaiknya anda menggunakan air yang lebih hangat.
Jika kura-kura anda mulai tidak nafsu untuk makan sebaiknya anda mengganti makanan yang biasa anda gunakan dengan selingan makanan yang lain.

Hewan Kura-kura air adalah jenis hewan yang lebih banyak berada di air, meskipun bernapas dengan menggunakan hidung, tidak seperti ikan. Kura-kura air suka berada di tempat yang kering dan terkena sinar matahari pagi.

Berikut tips dokter Hewan dalam Memelihara kura-kura:

Tempat Pemeliharaan. Dokter hewan menyarankan untuk Tempat pemeliharaan terbaik bagi kura-kura air adalah alam bebas. Akan tetapi, Anda juga dapat menyiapkan akuarium dengan ukuran besar. Bentuknya tidak harus tinggi karena kura-kura tidak membutuhkan banyak air, tetapi ruang gerak yang luas. Siapkanlah akuarium yang panjang agar kura-kura dapat berenang dengan bebas ke sana kemari dan pastikan ukuran akuarium tidak terlalu kecil untuk usianya. Siapkan pula tempat pijakan (batu atau kayu) di dalam akuarium agar kura-kura dapat mengeringkan tubuh dan menghindari tumbuhnya jamur di tubuh. Satu poin penting lainnya, jangan lupa membersihkan akuarium setidaknya tiga hari sekali. Anda dapat menambahkan filter di dalam akuarium tersebut.

Penyakit. Cuaca kurang baik atau si kura-kura tidak berselera makan, dapat menyebabkan tubuhnya lemas dan sakit. Jika Anda mendapati kondisi tersebut Dokter hewan menyarankan, cobalah berkonsultasi kepada teman yang paham cara penanganan kura-kura atau bawalah ke dokter hewan spesialis reptil jika semakin parah. Selain itu, kura-kura juga bisa menderita diare, tubuh berjamur, atau pengelupasan kulit berlebihan. Untuk tubuh yang berjamur dapat ditangani dengan mencampurkan air akuarium dengan obat antijamur. Anda bisa membelinya di toko khusus perlengkapan hewan. Cara lainnya adalah menjemurnya setiap pagi di bawah sinar matahari selama 30 menit. Untuk diare dan pengelupasan kulit yang berlebihan perlu kiranya anda konsultasikan kepada dokter hewan.



Pengukuran, Pertumbuhan, dan Umur Kura-kura


[Image: ani_scl.gif]
Panjang karapas secara lurus (Straight Carapace Length/SCL) digunakan untuk mengukur kura-kura Brazil secara pasti. Untuk mendapatkan pengukuran ini, Anda lakukan peregangan garis antara cangkang bagian depan dan belakang dengan mengabaikan kelengkungan pada karapas. Lebih baik menggunakan penggaris yang kaku dibandingkan dengan pita pengukur untuk mengukurnya.

Bayi kura-kura Brazil berukuran panjang kira-kira 2,5 cm. Setelah tahun pertama akan menjadi sekitar 5-7 cm. Kura-kura Brazil dewasa berukuran panjang sekitar 10 cm dan betina sekitar 12 cm. Panjang rata-rata kura-kura Brazil dewasa dapat bervariasi antara 17 cm hingga 30 cm. Jantan dewasa berkisar antara 17,8 cm - 22,8 cm, sementara betina dewasa antara 25 cm - 30,5 cm.

Catatan :Ukuran tidak selalu mengindikasikan usia, kura-kura muda biasanya tumbuh sangat cepat. Hal ini biasanya akibat dari pemberian makan yang berlebihan dan kurangnya periode hibernasi. Pemberian makanan berlebih dapat menyebabkan isu bahaya kesehatan (fisik dan usus) isu dan kura-kura dalam penangkaran tidak perlu hibernasi.

Dengan kondisi habitat dan diet yang baik, seekor kura-kura Brazil dalam penangkaran dapat hidup lebih lama dari saudara mereka di alam liar. Kura-kura Brazil dalam penangkaran dapat hidup hingga 40 tahun sedangkan kura-kura Brazil liar di alam bebas hanya mencapai usia maksimum 20 tahun.

Apa sih kura-kura Brazil itu?


[Image: img_res-250x200.jpg][Image: img_native_range.gif]

Klasifikasi Biologi Wrote:Kingdom - Animalia
Filum - Chordata
Sub-filum - Vertebrata
Kelas - Reptilia
Sub-kelas - Anapsida
Order - Testudines
Family - Emydidae
Genus - Trachemys (ada juga yang menyebut Chrysemys - sama saja)
Spesies - T. scripta
Sub-spesies - elegans
Nama Trinomial - Trachemys scripta elegans

Kura-kura Brazil (Red Ear Slider (RES)/Si Telinga Merah) adalah jenis kura-kura semi-aquatic (terrapin) dan salah satu jenis reptil yang mudah ditemukan di seluruh penjuru dunia sebagai hewan peliharaan. Kura-kura Brazil tergolong dalam jenis binatang eksotis yang memiliki corak tubuh menawan. Sayangnya tingkat kematian kura-kura Brazil tergolong tinggi karena seringkali dipelihara dalam media pemeliharaan yang tidak memadai, minimnya perawatan, dan pemelihara yang tidak bertanggung jawab.

Kura-kura ini merupakan hewan asli di daerah tenggara Amerika Serikat. Mereka dibawa oleh orang yang membelinya sebagai hewan peliharaan yang kemudian dilepaskan ke alam bebas ketika mereka telah memutuskan untuk tidak mau memeliharanya lagi. Dan ini menyebabkan masalah besar. Seperti yang terjadi di Eropa selatan, kura-kura ini berlomba untuk hidup dengan kura-kura asli Eropa yang akibatnya kura-kura asli Eropa terancam punah.

Ukuran tubuh dapat mencapai 30 cm. Di alam bebas, kura-kura ini dapat hidup sampai umur 20 tahun, dan beberapa jenis telah dilaporkan bisa hidup hingga umur 40 tahun. Kura-kura Brazil muda akan memangsa hewan-hewan kecil seperti ikan, siput, dan serangga yang secara bertahap akan mulai menyukai jenis-jenis tanaman. Reptil ini merupakan perenang cepat yang cukup baik. Kura-kura Brazil cenderung berada tak jauh dari sumber air meskipun sang betina akan membuat sarangnya di tanah yang kering dan hangat.

Apabila anda hendak memelihara kura-kura Brazil (RES), pastikan anda mengajukan pertanyaan di bawah ini kepada penjualnya:
  • Apakah mereka memiliki pengalaman dalam merawat kura-kura Brazil? Berapa lama?
  • Apa latar belakang pendidikan penjual?
  • Apakah ada fasilitas dokter hewan di toko?
  • Apakah mereka anggota Asosiasi Dokter Hewan?
  • Apakah mereka anggota komunitas pencinta binatang?
  • Apa penjual merawat kura-kura Brazil yang ditawarkan sendirian?
  • Apa yang mereka anggap penting untuk dibeli setelah anda membeli kura-kura?
  • Apa yang mereka katakan tentang makanan kura-kura Brazil?
  • Adakah biaya tambahan untuk pemeriksaan kesehatan binatang?
  • Apakah ada diskon untuk setiap pembelian?

Kemudian perhatikan bagaimana profil penjual kura-kura tersebut:
  1. Apakah fasilitas yang ada bersih dan profesional?
  2. Apakah penjualnya ramah dan berpengetahuan memadai?
  3. Jam berapa mereka membuka toko?
  4. Apakah lokasi toko mudah diakses?
  5. Apakah pertanyaan-pertanyaan Anda dijawab?
  6. Apakah mereka bertanya tentang aquarium/kolam kura-kura Anda?
  7. Jika memungkinkan, amati bagaimana mereka menangani kura-kura.

Pertanyaan-pertanyaan di atas sangat penting untuk menentukan apakah para penjual kura-kua Brazil memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup dalam menangani kura-kura Brazil.

Bagaimana Menentukan Jenis Kelamin Kura-kura Brazil


[Image: membedakan-jenis-kelamin-res.jpg]
Sama seperti kura-kura Brazil peliharaan yang tumbuh lebih depat daripada kura-kura Brazil liar, mereka juga lebih cepat matang secara seksual. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, si betina secara fisik lebih besar dan memiliki ekor yang lebih kecil. Ekor pejantan lebih panjang, lebih tebal, dan memiliki kuku cakar yang lebih panjang dengan posisi kloaka lebih dekat ke ujung ekor.
[Image: img_usr_tinyslider_01.jpg]
Secara umum, kematangan seksual pada kura-kura Brazil tampak berdasarkan ukurannya. Anda harus menunggu untuk melihat karakteristik ini sebelum Anda dapat menentukan jenis kelamin mereka. Tidak mudah membedakan jenis kelamin kura-kura Brazil yang berukuran kurang dari 4 inci. Perkiraan untuk kura-kura Brazil peliharaan adalah: 2-4 tahun untuk jantan dengan SCL sekitar 10 cm dan 3-5 tahun untuk betina dengan SCL sekitar 12,7 cm. Pada kasus tertentu seperti pemberian makan yang berlebihan (overfeeding), kematangan seksual akan lebih cepat dicapai.

Kura-kura Brazil jantan yang lebih dewasa mungkin memiliki kelebihan lain yang mungkin terlihat. Jantan akan memiliki daerah moncong/hidung yang lebih panjang. Bagian tepi bawah plastron jantan juga mungkin sebagian akan melengkung ke dalam atau tampak cekung. Hal ini memungkinkan pejantan memiliki kestabilan yang lebih baik selama proses perkawinan. Namun seperti yang telah disinggung sebelumnya, kedua kelebihan ini terlalu kecil prosentasenya untuk menjadi faktor yang dapat diandalkan dalam menentukan jenis kelamin kura-kura Brazil yang masih muda.

[updated] Ada juga cara membedakan jenis kelamin berdasarkan pola/corak warna pada plastron. Meskipun masih diragukan ketepatannya, ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengetahui jenis kelamin RES anda.

[Image: res-kura-brazil-jantan.jpg]
Gambar di atas adalah contoh plastron kura-kura Brazil Jantan. Perhatikan area dalam pola yang tidak tebal.

[Image: res-kura-brazil-betina.jpg]
Gambar di atas adalah contoh plastron kura-kura Brazil Betina. Perhatikan pola plastronnya yang hitam dan tebal.

Kura-kura


https://pbs.twimg.com/profile_images/1846471958/turtle-cute.jpg

Kura-kura dan penyu adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang disebut (ordo)Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku.
Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Bagian atas yang menutupi punggung disebut karapas (carapace) dan bagian bawah (ventral, perut) disebut plastron. Kemudian setiap bagiannya ini terdiri dari dua lapis. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, dan tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya.
Dalam bahasa Indonesia, kita mengenal tiga kelompok hewan yang termasuk bangsa ini, yalah penyu (bahasa Inggris: sea turtles), labi-labi atau bulus (freshwater turtles), dan kura-kura (tortoises). Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Tips Saat Membeli Kura-kura



[Image: rio-grande.jpg]

Untuk anda yang berminat memelihara kura ataupun ingin menambah peliharaan anda di rumah, cobalah ikuti tips singkat di bawah ini untuk mendapatkan kura yang sehat dan tidak mudah sakit. Semoga bermanfaat.

  1. Yang pertama dan wajib diperhatikan tentu saja kondisi fisiknya. Pilihlah yang tidak cacat, kelihatan aktif, dan tidak menutup matanya.
  2. Perhatikan pada karapas (tempurung atas), jangan pilih kura yang memiliki lubang di tempurung, lecet, bercak-bercak/noda putih, atau kura yang memiliki guratan garis kemerahan seperti luka di tepi scutes (buku-buku).
  3. Lihat juga bagian plastron (tempurung bawah), jangan pilih kura yang bentuk plastronnya tidak simetris (tidak proporsional) atau kura yang memiliki cekungan tidak beraturan di plastronnya.
  4. Pada mulut dan hidungnya, perhatikan jika ada cairan. Jangan pilih kura yang memiliki ingus di hidung atau mulut yang berbusa !
  5. Kepala kura harus dalam keadaan normal, tidak naik-turun layaknya ayam ketika berjalan.
  6. Ekor kura harus cukup panjang dan tidak buntung karena kura berekor buntung biasanya memiliki masalah keseimbangan di air.
  7. Cobalah lihat pada kulit leher, kulit kaki, maupun kepalanya. Jangan pilih kura bila terdapat benjolan baik besar maupun kecil di bagian tubuh tersebut.
  8. Pastikan keempat kaki kura dalam keadaan sehat, tak ada bekas luka, dan tidak ada kuku yang putus.
  9. Untuk memastikan kesehatan dan reaksinya terhadap lingkungan, cobalah ulurkan jari tangan anda kepada kura. Kura yang sehat dan aktif akan merespon jari anda dan berusaha menggigitnya. Ini adalah wajar dan menjadi indikasi kura dalam keadaan baik.
    Catatan Wrote:Anda tidak perlu khawatir terhadap gigitan tersebut. Kura yang telah dapat beradaptasi dan berinteraksi dengan pemiliknya akan lebih jarang menggigit.
  10. Cobalah pegang kura tersebut, kura yang sehat akan berontak dan mencoba melepaskan diri dari pegangan anda.
  11. Jangan sekali-kali memilih kura yang sedang sakit meskipun anda yakin dapat menyembuhkannya.
  12. Beberapa perbedaan kura seperti jumlah scutes yang abnormal, pilihan warna karapas yang beragam, dan beragam perbedaan lainnya silahkan kembali ke selera masing-masing.

Deskripsi Fisik Kura-kura



[Image: gfx_ani_shell_diagram.gif]
 Secara Umum bagian tubuh kura-kura terdiri atas beberapa bagian seperti berikut :
Karapas (tempurung atas) berbentuk bulat dan halus yang memiliki pola garis kuning dan hitam. 
Plastron (tempurung bawah) juga halus serta berwarna hijau kekuningan dengan pola yang berbeda dan unik. Bayi kura-kura memiliki warna karapas yang berwarna hijau cerah dan sedikit lentur (lunak) namun ketika mereka dewasa karapasnya berwarna hijau gelap. Semakin tua usia kura-kura , polanya menjadi semakin samar dilihat karena warna karapas menjadi lebih gelap dan warna merah di daerah telinga semakin memudar.

Catatan: Ada beberapa kura-kura yang memiliki variasi warna berbeda dan pola-pola lainnya. Mereka mungkin merupakan varian atau hasil dari pembiakan silang dan pembiakan selektif.
 

Blogger news

Blogroll

Most Reading